Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Singgah di Pulau Bayur
Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, menjadi salah satu titik singgah Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau. Kunjungan itu berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Rombongan dipimpin Direktur Samapta Polda Riau Kombes Syahrial M. Said. Turut bergabung jajaran kepolisian dari Polda Riau serta Polres Kuansing. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengirim Staf Ahli Bupati Ahmad Herry untuk mewakili Plt Bupati Muklisin, didampingi perangkat pemerintah setempat dan warga desa.
Sejumlah agenda dijalankan selama kunjungan. Di tepian Sungai Kuantan, personel bersama warga menanam bibit pohon dan memasang bendera Merah Putih. Penghijauan itu ditujukan menjaga vegetasi di sepanjang aliran sungai sekaligus mengurangi kerentanan bantaran terhadap kerusakan. Rombongan juga menyusuri sungai sebagai bagian dari rangkaian ekspedisi.
Agenda tidak berhenti pada kegiatan simbolis. Warga menerima layanan kesehatan, bantuan sosial, perlengkapan olahraga, hingga dukungan untuk sarana keamanan lingkungan. Kepolisian membuka dialog dengan masyarakat soal kebangsaan dan kerja bersama menjaga keamanan. Sejumlah personel berprestasi juga menerima penghargaan pada kesempatan itu. Pelayanan dan bantuan tersebut membawa kegiatan kepolisian langsung ke tengah warga pedesaan.
Apresiasi atas kunjungan itu datang dari Pemkab Kuantan Singingi. Menurut pemerintah daerah, interaksi langsung semacam ini bisa mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Perwakilan pemda juga menyoroti pentingnya sinergi kepolisian, TNI, pemerintah, serta warga untuk menjaga ketertiban dan mendukung pembangunan.
Kegiatan ini digelar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Penanaman pohon, pengibaran bendera, pelayanan, dan dialog dirangkai penyelenggara untuk menyambungkan semangat persatuan dengan kepedulian sosial serta lingkungan. Bagi rangkaian ekspedisi Polda Riau di Kuantan Singingi, Pulau Bayur menjadi salah satu persinggahan.
Redaksi akan menambahkan informasi bila panitia atau pihak terkait memberi keterangan baru. Fakta kegiatan tetap dipisahkan dari harapan yang disampaikan dalam acara. Setiap kegiatan lapangan punya konteks dan kebutuhan berbeda, sehingga keterangan warga penting untuk memahami situasi setempat.
Transparansi redaksi: artikel ini ditulis oleh Habibillah. Baca Pedoman Redaksi.
Habibillah