Tuesday, 20 October 2026 Waktu Berita daerah Riau dan Sumatera, faktual dan berimbang.
BREAKING NEWS
HSN 2026 di Pekanbaru, Santri Diajak Bantu Korban AsapDokumen Scrap PT Singatac di Lobam DipertanyakanRumah Bebas Asap untuk Santri Pekanbaru DiluncurkanKeamanan Siber Pemkab Kuansing Diperkuat, Ini LangkahnyaKasi Datun Kuansing Pamit, Singgung Keramahan WargaMP Club Pekanbaru Digerebek, 68 Orang DiamankanAsap Kembali Selimuti Pekanbaru, PMII Desak AksiKompensasi Lahan Seismik 3D di PALI Masih DipersoalkanUsai Pacu Jalur, Demokrat Kuansing Bersihkan TepianTiga Orang Diamankan Tim Elang Kuantan soal Sabu
kuansing

Dicari Dua Hari, Remaja Tenggelam di Kuantan Ditemukan

Dicari Dua Hari, Remaja Tenggelam di Kuantan Ditemukan
Advertisement

Pencarian selama dua hari di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, berakhir dengan ditemukannya seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang. Korban ditemukan pada Jumat sore, 21 Agustus 2026, dalam keadaan meninggal dunia. Remaja tersebut berinisial AF, dikenal sebagai Adam Firmansah, dan berusia 17 tahun. Tim SAR gabungan menemukannya pada hari kedua pencarian.

Peristiwa itu bermula pada Kamis, 20 Agustus, sehari sebelum korban ditemukan. Saat itu Adam tengah berenang di sungai bersama teman-temannya, lalu terseret arus. Seorang rekan sempat mencoba menolong, namun pegangan terlepas sehingga Adam terbawa aliran air. Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru sekitar pukul 16.15 WIB, berselang tak lama dari kejadian yang dilaporkan sekitar pukul 16.10.

Area pencarian mencakup aliran Sungai Batang Kuantan di wilayah Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah. Pada hari pertama, tim menyisir sekitar titik kejadian dan belum berhasil menemukan korban. Operasi dilanjutkan pada Jumat dengan memperluas jangkauan pencarian ke arah hilir sungai.

Operasi ini melibatkan personel dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Kuantan Singingi, serta kepolisian perairan. Perahu dipakai untuk menyisir aliran sungai. Korban kemudian ditemukan pada sore hari dan dievakuasi ke RSUD Teluk Kuantan. Sebelum jenazah diserahkan ke pihak keluarga, pemeriksaan lebih dulu dilakukan.

Penemuan korban membuat operasi pencarian diusulkan untuk ditutup, dan personel kembali ke satuan masing-masing. Pencarian yang berjalan sejak laporan orang hilang diterima pun berakhir. Bagi keluarga, upaya tim gabungan di sepanjang aliran sungai tersebut berakhir dengan kabar duka.

Proses pencarian dilakukan setelah adanya laporan mengenai korban yang belum ditemukan. Tim gabungan bekerja dengan memperhatikan kondisi sungai dan informasi dari warga di sekitar lokasi. Setelah korban ditemukan, penanganan selanjutnya menjadi tanggung jawab pihak keluarga dan petugas sesuai prosedur yang berlaku. Redaksi menyampaikan kabar ini dengan tetap menghormati keluarga korban serta tidak menambahkan rincian yang belum dikonfirmasi oleh sumber resmi.

Bagikan berita
Facebook Telegram

Transparansi redaksi: artikel ini ditulis oleh Habibillah. Baca Pedoman Redaksi.

Advertisement