Paving Block Diduga Tak Sesuai Mutu Ditolak Warga Pandeglang
Sejumlah warga di Kampung Karet, Desa Kiarapayung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, melayangkan protes. Persoalannya: pengiriman material paving block untuk proyek “Paket Konsolidasi Ruas Jalan Paket 5” yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pandeglang. Paving yang datang diduga berkualitas rendah atau disebut paving “budug”.
Data proyek menyebutkan cakupan pekerjaan meliputi enam kecamatan: Cimanggu, Cibalung, Sobang, Cigeulis, Cibitung, dan Panimbang. Kontrak bernomor 620/S/SP/RHU/DPUPR-BM/2026 itu tertanggal 2 Juli 2026. Nilai kontrak Rp1.442.682.843,95 berasal dari APBD Kabupaten Pandeglang Tahun Anggaran 2026. Masa pelaksanaannya 90 hari kalender.
Keluhan warga muncul karena paving block yang datang dinilai tidak memenuhi standar teknis: permukaannya kasar dan mudah pecah. Menurut salah seorang warga, kiriman paving “budug” itu membuat warga geram. Penolakan tersebut mendapat dukungan dari pihak kecamatan. Lewat pesan komunikasi yang beredar, Camat Cibitung mengonfirmasi sudah menyampaikan aspirasi warga kepada Dinas PUPR.
Sampai saat ini, Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang dan kontraktor pelaksana, CV. Z EMPAT, belum memberi keterangan resmi. Sejumlah tuntutan disampaikan warga: uji laboratorium independen oleh Dinas PUPR, penghentian pemasangan material yang tidak sesuai, penggantian material sesuai RAB oleh kontraktor, dan pengawasan ketat dari APIP, DPRD, serta APH agar anggaran miliaran rupiah itu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Apa yang disampaikan warga dan camat memperlihatkan kepedulian pada mutu pekerjaan dan penggunaan anggaran publik. Material yang disoal mesti diuji berdasar dokumen pengadaan dan spesifikasi teknis yang berlaku. Uji itu yang nantinya menentukan sikap: pekerjaan diteruskan, dibetulkan, atau butuh penjelasan dari pelaksana. Tanggapan pemda, rekanan, dan warga akan terus diikuti agar pemberitaannya berimbang.
Transparansi redaksi: artikel ini ditulis oleh Habibillah. Baca Pedoman Redaksi.
Habibillah